Minggu, 07 April 2013 | By: Qadhar Gultom

Kemana Kalian Semua??

      Tak terasa sudah sudah 6 bulan aku jadi anak jakarta tak terasa pula sudah sekian lama juga aku melewati hari-hari  di kota sumpek ini, yang belum bersabat dengan ku. Yach ini lah kegiatan ku, bangun pagi siap siap untuk bekerja. sesampai nya di kantor ak dan semua rekan-rekan kantor ku sibuk dengan kegiatan masing, walaupun terkadang kami juga seling bercanda, sampai sore begitu terus dan tiba saat nya pulang aku pun bergegas untuk melanjutkan pendidikan ku, yach aku ke kampus untuk menuntut ilmu. sampa dengan jam malam. usai kuliah dengan kecapean aku masuk kamar dan tidur terkadang menonton dang bercanda dengan temen-temen sekamar dan sepropesi dengan ku.

      Begitu lah kegitan ku setiap hari nya sungguh sangat ga variatif, terus kapan aku bertemu dan berbagi kepada temen-temen ku yang dulu, apakah kami berteman hanya sebatas di dunia pas ketika kami bersama? temen sekolah hanya ada pas ketika kami sekolah temen ku di kampus hanya kenal pas ketika kami sekampus juga? apakan temen-temen ku yang ada sekarang ini juga akan hanya begitu saja?

      Kemana temen temen akrab ku di pesantren? yang dulu kenal sejak aku tak tau apa dengan dunia ini, dimana temen temen yang dulu nya selalu tertawa di asrama bercanda gurai di kelas, di kamar asrama? dimana kalian semua shobat aku rindu kalian? apakan karena kita jauh dan sudah sibuk dengan dunia masing masing kita lantas tak saling menyapa dan bersenda gurau? apa memang karena aku yang tak sempat untuk menyapa kalian?

kemana dan kemana semua yang dulu ???
terkadang aku merasa sendiri di kota ini, terkadang aku merasa sendiri di dunia ini hanya Allah yang menemani ku. Semoga kita seperti dulu lagi...........
Read More coy!

My Principle


Always Be Happy yang ini adalah motto ku, memang hal ini sangat susah unutk diaplikasikan oelh setiap manusia manapun, tapi setidak nya dengan selalu happy di depan orang akan menyebarkan nilai positif dalam benak kita. Aku sebenar nya adala seorang yang sangat susah menghilangkan rasa suntuk dan nilai-nilai negatif di setiap kegiatan ku, aku sangat mudah goyang dari pendirian, hal ini yang bisa menjawab pertanyaan ku kalau bersama dengan keluarga ku, kenapa mereka selalu menganggap aku masih seperti anak kecil yang butuh ditimang dan diarahkan, okelah kalau dunia ku memang aku jago tapi di lain sisi memang aku sangat rapuh. Hal ini yang selalu aku pendam jangan sampai ada orang yang tahu bahwa aku ada di dalam masalah, jangan sampai ada orang yang tau kalau aku itu marah, resah dan ada pada suatu masalah. karna aku tidak mau hanya gara-gara masalah ku sendiri semua orang di sekitar ku jadi ikut kepikiran, memang benar kata orang dengan bercerita setidak nya kita lebih plong, saya pernah tapi tidak semua itu benar ada saatnya kita harus diem masalah akan selesai.

 Makanya aku akan terus berusaha Always be Happy di hadapan siapapun sekalipun itu ayah, kakak, abang dan orang-orang terdekat ku.Tapi sifat seperti ini sebenar nya tidak baik untuk ditanamkan menjadi prinsip seseorang, tapi jangan salah juga saya pernah dengan sebuah statement "90 % orang yang mendengarkan cerita masalah kita menertawakan kita " nah ini yang membuat ku takut untuk bercerika masalah ku kepada orang, aku tak mau ditertawakan oleh orang-orang yang mendengarkan cerikan nya.

Lain halnya dengan kesenangan, kalau kesenangan akan aku bagikan bagi siapa pun yanga da disekitarku
karna aku punya perinsif  "Kebahagian ku adalah kebahagiaan kita semua, tapi kesusahan ini adalah milikku"


Read More coy!

Jangan Salahkan Kota Ini

Jakarta, Minggu 07 April 2012


Suara kendaraan umum, polusi udara yang sangat tinggi keluar dari knalpot bajai, mobil pribadi, Busway, Trans Jakarta dan lain lain nya menghiasi penetan di kota ini, yach ini lah kota jakarta kota dimana aku sekrang berdiri, kota dimana aku mencari nafkah untuk sesuap nasi dan kota dimana aku menghabiskan hari-hari ku. Sebenar saya masih kurang yakin kalau saat ini aku sedang mengadu nasib, karena rasa kekanak-kanakan ku masih susah untuk aku hilangkan tapi dengan adanya kepentan dan kejenuhan di kota ini aku mulai belajar akan tidak mudah nya mencari uang itu, akan tidak mudah nya hidup ini. Aku tak mau harus ngapain di kota ini, aku tak tau mau harus bilang apa sama kota ini. kota JAKARTA memang kita yang keras tapi sekeras apa pun suatu itu jika kita lawan dengan kekerasan juga makan akan menjadi mara bahaya bagi kita, oleh karena itu kekerasan kota jakarta ini harus dilawan dengan kelemah-lembutan.

Demikian Hal nya dengan manuasia-manusia di kota jakarta ini. aku pernah mau nyewa kost-kost an di daerah jakarta pusat, sumpah ini hal yang susah untuk aku lupakan, pertama aku sudah deal - deal dengan penjaga kosan nya. setelah semua deal dan uang sudah aku bayar beberapa saat kemuan penjaga kosan itu nelpon aku dan minta kembali ke kosan itu. sesampai nya di kosan itu dia tanpa basa basi langsung nyerocos dengan bahasa dia (yang menurutku itu sudah kasar). mengembalikan uang ku dan minta ga boleh kost di tempat dia. aneh nya lagi dia marah dengan laga bahasa daerah, nah aku yakin mungkin dia bukan asli kota ini. jadi siapa sebenarnya yang menanamkan tata bahasa itu ke dia. itu hanya salah satu dari penduduk di jakarta ini. Dan masih banyak dan lebih kasar dari dia di kota ini. aku tak mau hal itu terjadi dengan ku maupun saudara-saudara ku.

Jakarta tidak salah tapi komponen di dalam nya yang harus diperbaiki, jakarta hanya tempat tetapi kenapa selalu kota jakarta yang dibilang kerasa?? kenapa?? kenapa ??? dan kenapa????
marilah kita sendiri yang merubah nya, mau sampai kapan begini, ini bukan rimba yang memakai prinsip "hanya orang kuat yang bisa bertahan". ini adalah prinsip orang BODOH dan ini hanya dipake oleh sebangsa HEWAN. apa kamu, saya, mereka dan kita semua mau disamakan dengan HEWAN??
PIKIRKAN ITU!!!!!!!!!!!!!
Read More coy!