Minggu, 07 April 2013 | By: Qadhar Gultom

Jangan Salahkan Kota Ini

Jakarta, Minggu 07 April 2012


Suara kendaraan umum, polusi udara yang sangat tinggi keluar dari knalpot bajai, mobil pribadi, Busway, Trans Jakarta dan lain lain nya menghiasi penetan di kota ini, yach ini lah kota jakarta kota dimana aku sekrang berdiri, kota dimana aku mencari nafkah untuk sesuap nasi dan kota dimana aku menghabiskan hari-hari ku. Sebenar saya masih kurang yakin kalau saat ini aku sedang mengadu nasib, karena rasa kekanak-kanakan ku masih susah untuk aku hilangkan tapi dengan adanya kepentan dan kejenuhan di kota ini aku mulai belajar akan tidak mudah nya mencari uang itu, akan tidak mudah nya hidup ini. Aku tak mau harus ngapain di kota ini, aku tak tau mau harus bilang apa sama kota ini. kota JAKARTA memang kita yang keras tapi sekeras apa pun suatu itu jika kita lawan dengan kekerasan juga makan akan menjadi mara bahaya bagi kita, oleh karena itu kekerasan kota jakarta ini harus dilawan dengan kelemah-lembutan.

Demikian Hal nya dengan manuasia-manusia di kota jakarta ini. aku pernah mau nyewa kost-kost an di daerah jakarta pusat, sumpah ini hal yang susah untuk aku lupakan, pertama aku sudah deal - deal dengan penjaga kosan nya. setelah semua deal dan uang sudah aku bayar beberapa saat kemuan penjaga kosan itu nelpon aku dan minta kembali ke kosan itu. sesampai nya di kosan itu dia tanpa basa basi langsung nyerocos dengan bahasa dia (yang menurutku itu sudah kasar). mengembalikan uang ku dan minta ga boleh kost di tempat dia. aneh nya lagi dia marah dengan laga bahasa daerah, nah aku yakin mungkin dia bukan asli kota ini. jadi siapa sebenarnya yang menanamkan tata bahasa itu ke dia. itu hanya salah satu dari penduduk di jakarta ini. Dan masih banyak dan lebih kasar dari dia di kota ini. aku tak mau hal itu terjadi dengan ku maupun saudara-saudara ku.

Jakarta tidak salah tapi komponen di dalam nya yang harus diperbaiki, jakarta hanya tempat tetapi kenapa selalu kota jakarta yang dibilang kerasa?? kenapa?? kenapa ??? dan kenapa????
marilah kita sendiri yang merubah nya, mau sampai kapan begini, ini bukan rimba yang memakai prinsip "hanya orang kuat yang bisa bertahan". ini adalah prinsip orang BODOH dan ini hanya dipake oleh sebangsa HEWAN. apa kamu, saya, mereka dan kita semua mau disamakan dengan HEWAN??
PIKIRKAN ITU!!!!!!!!!!!!!

0 komentar :

Posting Komentar